KATA (teaser)
ga tau kenapa akhir2 ini demen banget nulis melow, sedikit review dari project menulis galau yg lagi digarap.. :D
KATA
Seseorang berkata padaku malam ini, iyah malam dimana
semua orang merasakan kehangatan pasangannya masing-masing dan pasangan yang
sebatas didunia maya. Malam minggu.
Aku
selalu ingat apa yang ia katakan padaku malam itu. Meskipun perbincangan kami
telah mengalur tanpa arah, hanya ucapan itu yang terngiang-ngian di otak,
telinga dan hatiku.
“aku dalam tulisan ku, bukan berarti aku yang
sebenarnya.. mungkin bisa jadi aku mengartikan aku didalam tulisan ku ini
sebagai kamu, dia atau pun mereka.” Perkataan ini yang menjadi ganjalan dan
ketukan kecil didalam dada.
Aku yang bisa ditafsirkan sebagai kamu, dia atau mereka.
Ketika hati ku terketuk dengan satu kata itu, sekilas membuat ku berfikir
tentang keberadaan ku sekarang ini. “Aku” yang selalu kutulis dalam setiap
cerita dan kisah ku mulai kuragukan identitasnya.
Aku dan tulisanku maupun hidupku seperti buku yang
diambil dari serpihan-serpihan cerita pendek yang aku tulis sendiri. Terkadang
bahkan didalam setiap ceritanya “Aku” selalu berubah-ubah tanpa mengenal
karakter asliku sendiri. Apa semua manusia seperti itu? apa ini lazim dialami
setiap manusia yang bernafas dengan cerita-cerita pendek dimana “aku” selalu
berubah-ubah?
“Aku sayang kamu”. Aku didalam tulisan ini mengartikan
banyak tafsiran. Aku disini bisa kamu artikan sebagai dia yang lebih menyayangi
aku lebih dari kamu menyayangiku. Bahkan kata “aku” didalam kalimat ini pun
bisa berubah menjadi “mereka” yang menyayangi ku lebih dari kamu menyayangiku.
Teringat ketika seseorang pernah mengatakan padamu “aku merindukan
kamu” apa kah benar ia merindukan ku? Atau ada pesan tersirat dari kata “aku”
yanng baru saja diucapkan oleh seseorang yang berada jauh diluar sana. Apa kata
“aku” yang diucapkan seseorang yang terpisah jarak ribuan kilometer jauhnya dan
hanya bermodal sinyal serta media sosial
bisa aku percayai begitu saja?
Ketika jari ini mengetik kata “aku” didalam tulisan ku,
aku selalu merasa ragu akan jadi apa aku dalam kalimat ini. Karakter seperti
apa yang aku munculkan dalam tulisan ini. Bahkan apakah aku benar-benar ada
atau hanya karakter ciptaan yang sengaja dibuat berubah-ubah oleh-NYA, Sang
penulis diatas sana?
Begitu menakjubkannya kah sebuah sihir dari kata-kata?
Begitu hebatnya kah kata-kata dalam setiap alfabet yang sering aku jumpai, sehingga
membuat perbedaan yang mendalam bagi setiap orang yang menafsirkannya? Atau
hanya trik sang penulis untuk menarik sesuatu dengan menjadikan kata-kata
sebagi satu kesatuan yang membentuk sebuah arti yang misterius dan tersembunyi?
Entah lah... mungkin ini yang dinamakan “magic word”.
Tanpa ramuan khusus, tanpa persembahan dan ritual yang begitu rumit, sebuah
kata bisa mempengaruhi seseorang. Satu kata bisa merubah dunia yang begitu
besar ini. Satu kata bisa menafsirkan ribuan kata lainnya. Bahkan hanya sebuah
kata bisa menggambarkan berbagai macam sosok dan karakter yang melayang-layang
di langit-langit otak kita.
Sejak malam itu aku mulai mengerti dan mempertimbangkan
sebuah kata dalam setiap tulisan yang aku baca dan setiap ucapan yang aku
dengar. Apakah deretan alfabet yang aku baca itu mengandung artian sekedar satu
makna atau bahkan lebih.
Malam minggu kali ini menjadi malam yang kami isi bertiga
di sebuah kedai kopi kecil dengan secangkir kopi hijau dan materi obrolan yang
agak sedikit berat namun menyenangkan ini sudah memberikan aku pelajaran
tentang keajaiban satu kata. Aku berhutang pada kedai kopi ini dan teman-teman
ku yang sudah membuka mataku lebar-lebar tentang arti sebuah kata. “AKU”.
Menghabiskan malam minggu kedua
dibulan juni bersama teman-teman dengan obrolan berkualitas dan menyenangkan di
dalam sebuah kedai kopi kecil di kota Malang.
KATA (teaser)
Reviewed by Oki Jodi
on
1:38 PM
Rating:
Tidak ada komentar: